Menurut WHO (World Health Organization), nutrisi adalah asupan makanan, yang dikaitkan dengan kebutuhan diet tubuh.
Nutrisi yang baik adalah nutrisi yg mencukupi kebutuhan tubuh dan juga seimbang. Nutrisi yang buruk dapat menyebabkan penurunan daya tahan tubuh, meningkatnya kerentanan terhadap penyakit, menurunnya produktivitas dan mengganggu perkebangan fisik dan mental.
Bila kita lihat hasil riskesdas (riset kesehatan dasar) 2018 terjadi penurunan penyakit menular; hal ini dapat menunjukan tingkat hygiene dan penatalaksanaan penyakit infeksius Indonesia membaik namun disatu sisi prevalensi penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, kanker, jantung, stroke, gangguan mental dan emosional, berat badan berlebih serta obesitas mengalami peningkatan bila dibandingkan tahun 2013.

http://www.depkes.go.id/…2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf 
http://www.depkes.go.id/…2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf 
http://www.depkes.go.id/…2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf 
http://www.depkes.go.id/…2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf 
http://www.depkes.go.id/…2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf 
http://www.depkes.go.id/…2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf 
http://www.depkes.go.id/…2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf 
http://www.depkes.go.id/resources/download/info-terkini/materi_rakorpop_2018/Hasil%20Riskesdas%202018.pdf
Pergeseran pola makan masyarakat Indonesia sepertinya punya peran besar dalam pergeseran pola penyakit ini, dimana masyarakat Indonesia yang tadinya lebih banyak mengkonsumsi serat kini beralih ke makanan cepat saji/instan, yang rendah serat dan tinggi kalori.

Terbukti dari data riskesdas 2018, angka masyarakat Indonesia yang kurang makan sayur dan buah (kurang dari 5 porsi/hari) kini menjadi 95,5% dibandingkan tahun 2013 93,5%. Bahkan di propinsi Kalimantan Selatan, penduduk yang kurang makan sayur dan buah di tahun 2018 mencapai 98,2%. Hal ini merupakan hal yang sangat ironis mengingat Indonesia termasuk negara agraris.
Kelompok penyakit tidak menular ini bisa kita kategorikan ke dalam kelompok penyakit gangguan nutrisi dalam hal ini kelebihan nutrisi (khusunya kalori dan rendahnya serat). Tak heran kini pemerintah Indonesia menggencarkan program GERMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) yang salah satunya adalah mengajak masyarakat untuk lebih banyak makan sayur dan buah.
Bagaimana penyakit tidak menular tersebut bisa terjadi? Kenapa dikaitkan dengan nutrisi? Bukankah banyak orang yang bilang kalau penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi disebabkan oleh faktor keturunan?Kenapa makan sayur dan buah penting?
Saya akan bahas pada tulisan saya berikutnya mengenai alasan pentingnya bagi tubuh kita mengkonsumsi sayur dan buah dalam menjaga tubuh kita agar selalu dalam kondisi optimal; Harapan saya, dengan memiliki dasar dan alasan yang kuat; Anda dan keluarga anda akan lebih termotivasi mengkonsumsi sayur dan buah.